Silverstone Terbuka Untuk Opsi Gelar Dua Grand Prix Tanpa Penonton

  • Bagikan
Silverstone terbuka untuk opsi gelar dua grand prix tanpa penonton

Jakarta, 60menit.id – Otoritas Sirkuit Silverstone di Inggris menyatakan terbuka untuk opsi menggelar dua grand prix secara beruntun tanpa penonton ketika Formula 1 mencoba bangkit di tengah pandemi virus corona.

Sembilan dari 22 balapan di kalender F1 tahun ini telah batal atau ditunda termasuk seri di Prancis dan Belgia yang ikut terdampak krisis kesehatan global itu.

Dengan demikian, Grand Prix Austria pada 5 Juli kemungkinan menjadi seri pembuka musim diikuti oleh Inggris dua pekan setelah itu.

Bos Sirkuit Silverstone Stuart Pringle kepada harian Guardian menyatakan jika ia telah berdiskusi dengan Formula 1, termasuk rencana menggelar dua balapan dalam satu pekan atau dalam dua pekan secara beruntun.

“Saya yakin kami bisa menggelar kedua ajang itu. Kami memiliki banyak pengalaman, banyak pengetahuan, kami bisa menggunakannya tentunya,” kata Pringle seperti dikutip Reuters, Senin.

Selama ini belum ada sirkuit yang menggelar dua balapan secara beruntun dalam satu musim.

Sementara sejumlah negara berupaya untuk melonggarkan peraturan lockdown di wilayahnya untuk memerangi virus corona, ajang yang dihadiri banyak orang kemungkinan akan tetap dilarang untuk sementara waktu.

Pemerintah Inggris Raya menyarankan warganya tetap di rumah dan menerapkan jaga jarak jika mereka harus keluar rumah.

Silverstone yang menjadi tuan rumah grand prix pertama pada 1950 itu juga kemungkinan terpaksa menggelar balapan tanpa penonton untuk memotong laju persebaran virus corona.

Tahun lalu, sebanyak 351.000 orang memadati sirkuit bekas lapangan terbang Perang Dunia II itu ketika akhir pekan balapan.

“F1 telah bekerja sangat keras dan mencari solusi untuk kejuaraan dunia ini,” kata Pringle.

“Kami rutin berkomunikasi dengan mereka dan telah meminta jika kami bisa menggelar dua satu atau dua balapan dan mereka bisa digelar tanpa penonton.”

Sementara itu bos McLaren Zak Brown pekan lalu memperkirakan jika semua balapan di Eropa bisa digelar tanpa penonton untuk menjaga jumlah orang yang ada di lokasi tetap minimal.

“Semuanya sangat tentatif tapi (Grand Prix Inggris) akan berjalan sesuai jadwal namun tertutup untuk para fan,” kata Brown kepada BBC.

“Bahkan, kelihatannya semua seri Eropa akan menjalani skenario itu.”

“Dengan jadwal yang dipadatkan seperti sekarang, cara terbaik untuk menggelar balapan sebanyak mungkin? Satu dari sekian banyak ide adalah potensi menggelar sejumlah ajang di lokasi yang sama, Silverstone salah satunya.”

Sumber: Antara

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *