Tabrak Pejalan Kaki di Kampung Atlet, Toyota e-Pallete Disetop Operasi

  • Bagikan
Tabrak pejalan kaki di kampung atlet, Toyota e-Pallete disetop operasi
Toyota e-Palette (ANTARA News/Toyota Global)

Jakarta, 60menit.id – Toyota Motor pada Jumat (27/8) menyatakan bahwa mereka telah menangguhkan semua pod transportasi kendaraan otonom e-Palette di kampung atlet Paralimpiade Tokyo setelah insiden tabrakan yang melukai pejalan kaki dengan gangguan penglihatan.

Dalam sebuah video YouTube, Kepala Eksekutif Toyota Akio Toyoda meminta maaf atas insiden itu.

“Kendaraan lebih kuat dari seseorang, jadi saya jelas khawatir tentang bagaimana mereka,” kata dia menjawab pertanyaan tentang insiden itu, dikutip Reuters, Sabtu.

Toyoda mengatakan kecelakaan itu menunjukkan adanya kesulitan bagi kendaraan otonom untuk beroperasi dalam keadaan seperti di kampung atlet selama Paralimpiade, di mana terdapat penyandang tunanetra atau orang-orang dengan disabilitas lainnya.

“Ini menunjukkan bahwa kendaraan otonom belum realistis untuk jalan normal,” kata dia.

Toyoda mengatakan kendaraan itu berhenti di persimpangan T dan hendak berbelok di bawah kendali manual operator, yang menggunakan kendali joystick kendaraan, ketika menabrak atlet dengan kecepatan sekitar 1 atau 2 kilometer per jam.

Dia mengatakan ofisial Paralimpiade telah memberi tahu bahwa atlet, yang tetap sadar, dibawa ke pusat medis kampung atlet untuk perawatan dan dapat berjalan kembali ke tempat tinggalnya di kompleks itu.

E-Palette, kendaraan baterai-listrik yang sepenuhnya otonom, diadaptasi secara khusus untuk digunakan selama Olimpiade Tokyo dan Paralimpiade, dengan pintu besar dan jalur elektrik untuk memungkinkan sekelompok atlet naik dengan cepat.

Perusahaan itu mengatakan sedang bekerja sama dengan penyelidikan polisi setempat untuk menentukan penyebab kecelakaan itu, menambahkan bahwa mereka juga akan melakukan penyelidikan sendiri.

Dalam pernyataannya, produsen mobil Jepang mengatakan akan terus berkoordinasi dengan Komite Penyelenggara Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo untuk mencegah insiden lebih lanjut.

Penyelenggara Paralympic Games tidak segera dapat dihubungi untuk dimintai komentar.

Paralimpiade 2020 dimulai pada hari Selasa di Tokyo, bahkan ketika Jepang berjuang dengan wabah COVID-19 terburuknya, dengan rekor kasus harian dan sistem medis yang kewalahan.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *