Banjir Mulai Melanda Dua Kecamatan di Kotim

  • Bagikan
Banjir mulai melanda dua kecamatan di Kotim
Kondisi banjir di Desa Tewai Hara Kecamatan Bukit Santuai, Minggu (22/8/2021). ANTARA/HO

Sampit, 60menit.id – Meningkatnya curah hujan di Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah beberapa hari terakhir mulai memicu terjadinya banjir akibat luapan sungai, yaitu di Kecamatan Bukit Santuai dan Antang Kalang.

“Tadi sore kami mendapat informasi dari Camat Bukit Santuai bahwa terjadi banjir di Desa Tewai Hara,” kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotawaringin Timur, Yephi Hartady di Sampit, Minggu.

Banjir cukup parah terjadi di Desa Tewai Hara. Yephi mengaku belum mendapat laporan rinci terkait kondisi banjir di desa itu.

Pihaknya masih berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan desa setempat. Laporan tersebut nantinya menjadi bahan bagi BPBD untuk mengambil keputusan menyikapi kondisi tersebut.

Sementara itu foto-foto terkait kondisi banjir di Desa Tewai Hara mulai banyak beredar di media sosial. Ketinggian air diperkirakan sekitar satu meter.

Warga setempat meningkatkan kewaspadaan karena hujan masih terjadi. Mereka khawatir banjir semakin parah dan merendam rumah sehingga mengharuskan mereka mengungsi demi keselamatan.

“Kami masih menunggu data terkait kondisi terakhir, baik kondisi ketinggian air maupun warga setempat,” kata Yephi.

Sementara itu Pelaksana Tugas Camat Antang Kalang Watmin yang dihubungi Minggu malam mengatakan dirinya baru menerima laporan lisan terkait banjir yang terjadi di Desa Tumbang Gagu.

Pihaknya masih menunggu laporan rinci terkait perkembangan kondisi banjir.Kecamatan Bukit Santuai dan Antang Kalang berada di utara Kotawaringin Timur.

Desa Tumbang Gagu Kecamatan Antang Kalang merupakan desa paling ujung yang berbatasan dengan kabupaten tetangga yaitu Kabupaten Katingan.Kondisi infrastruktur di wilayah utara masih terbatas.

Masih banyak desa yang aksesnya mengandalkan jalur sungai dengan kondisi banyak riam. Selain itu sarana telekomunikasi juga sangat terbatas sehingga cukup menjadi kendala dalam berkomunikasi dan koordinasi.

“Untuk di Desa Tumbang Kalang (pusat kecamatan Antang Kalang) hari ini kondisi sungai masih sedang. Belum naik. Tapi informasi di Tumbang Gagu hari ini banjir, tapi biasanya banjir di Tumbang Gagu ini tidak lama,” demikian Watmin.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *