Yamaha Izinkan Maverick Vinales Bela Aprilia Sebelum 2021 Berakhir

  • Bagikan
Maverick Vinales © Yamaha MotoGP
Maverick Vinales © Yamaha MotoGP

60menit.id – Managing Director Yamaha Motor Racing (YMR), Lin Jarvis, mengonfirmasi pemutusan kontrak Maverick Vinales terhitung pada Jumat (20/8/2021), yang berarti rider Spanyol tersebut takkan lagi membela Monster Energy Yamaha terhitung sejak MotoGP Inggris pada 27-29 Agustus.

Demikian yang ia nyatakan dalam rilis resmi YMR. Seperti yang diketahui, pada akhir Juni, sehari usai Vinales finis kedua dan naik podium di Assen, Yamaha mengumumkan perpisahan dengannya pada akhir musim nanti, yakni setahun lebih awal dari durasi asli kontrak yang mereka sepakati pada awal 2020.

Permintaan itu diajukan Vinales sepekan setelah finis terbuncit di Jerman. Hubungan keduanya makin buruk usai Yamaha menskors Vinales dan menarik partisipasinya dari Seri Austria.

Mereka mengklaim Vinales menggeber YZR-M1 secara berlebihan pada empat lap terakhir di Styria, yang dinilai bisa merusak mesin M1 dan membahayakan rider lain. Hari ini, Yamaha bahkan memutus hubungan dengan Vinales dengan efek langsung.

Merasa Lebih Baik Pisah Lebih Awal

“Di Assen, Yamaha dan Vinales mengumumkan keputusan lebih awal memotong program asli 2021-2022 dan mengakhirinya pada akhir 2021. Komitmen menjalani musim ini sampai akhir disepakati rider dan tim. Tim menjamin dukungan penuh, dan sang rider memberikan usaha maksimal agar menyelesaikan proyek ini dengan positif. Sayang, GP Styria tak berakhir baik,” tutur Jarvis.

Pria asal Inggris ini menyatakan bahwa Yamaha melepas Vinales secara baik-baik, dan membebaskan Top Gun memilih langkah selanjutnya untuk kebaikan kariernya.

Vinales sendiri sudah dipastikan bakal membela Aprilia Racing pada 2022, dan pernyataan Jarvis ini menegaskan bahwa rider 26 tahun itu diizinkan membela Aprilia bahkan sebelum 2021 berakhir.

“Usai pertimbangan mendalam, diputuskan bahwa lebih baik jika kedua belah pihak mengakhiri kerja sama lebih awal. Perpisahan dini ini akan melepas sang rider secara bebas untuk mengikuti arah masa depan yang ia pilih, dan membuat tim bisa fokus pada usaha menjalani balapan-balapan tersisa pada musim 2021 dengan rider pengganti yang belum ditentukan,” ungkap Jarvis.

Menghargai Usaha Maverick Vinales

Vinales sendiri sudah membela Yamaha sejak 2017, usai ditunjuk sebagai pengganti Jorge Lorenzo yang kala itu pindah ke Ducati Team.

“Saya ingin mengucapkan rasa terima kasih Yamaha yang tulus kepada Maverick. Yamaha akan terus mengenang masa-masa manis bersama,” tutur Jarvis.

“Kami menghargai kerja sama kedua belah pihak yang berjalan selama 4,5 tahun bersama, yakni yang menghasilkan 8 kemenangan, 24 podium, dan dua kali peringkat ketiga pada klasemen pembalap pada 2017 dan 2019. Kami mengharapkan yang terbaik untuk masa depan Maverick,” pungkasnya.

Test rider Yamaha, Cal Crutchlow, diperkirakan akan menjadi pengganti Vinales di Seri Inggris, meski sudah menyatakan rasa keberatan untuk balapan di sisa musim karena sudah pensiun pada akhir 2020. Crutchlow sendiri sempat turun di Seri Styria dan Austria, membela Petronas Yamaha SRT sebagai pengganti Franco Morbidelli yang cedera lutut.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *